Skip to main content

Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 2 Orang Luka-luka

Cilegon - Kecelakaan terjadi di Tol Tangerang-Merak, tepatnya di Km 95+400 arah Jakarta. Kecelakaan itu melibatkan empat kendaraan. Akibatnya, dua orang mengalami luka berat.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.40 WIB yang melibatkan kendaraan empat kendaraan sekaligus, yakni dua mobil Avanza dan dua truk tronton. Meski begitu, belum diketahui pasti penyebab kecelakaan tersebut.

"Kejadiannya jam 19.40 WIB, kilometernya 95+400 arah Jakarta. Terlibat 4 kendaraan. Kendaraan 1 Avanza nopolnya F-1518-EK, kendaraan 2 juga Avanza F-1303-KR, kendaraan ketiga truk tronton nopol Z-9000-LO, keempat juga truk tronton (nopol) Z-9000-HS," kata salah seorang petugas Sentra Informasi dan Komunikasi Tol Tangerang-Merak, Martin Wardi, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (7/7/2017).

"Ada korban dua orang, luka berat saja, kakinya ada yang patah. Yang truk tronton itu yang kena kernet-sopirnya, kendaraan yang keempat," sambungnya.

Selain mengakibatkan dua orang mengalami luka berat, kemacetan juga terjadi akibat kecelakaan beruntun itu. Kemacetan diakibatkan lantaran peristiwa itu terjadi di semua lajur yang mengarah ke Jakarta.

"Itu di lajur 1 lajur 2, menutupi, macet tadi hampir 2 kiloan, sampai kilometer 97+200," lanjutnya.

Korban luka kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. (jor/jor)

Comments

Popular posts from this blog

Jonan Yakin Perundingan dengan Freeport Bisa Selesai Bulan Ini

Jakarta - Menteri ESDM Ignasius Jonan optimistis perundingan antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) akan segera menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak dalam waktu dekat.Kick off meeting perundingan antara PT Freeport Indonesia dan pemerintah telah dimulai pada 4 Mei 2017 lalu. Freeport dan pemerintah sepakat berunding selama 8 bulan sejak 10 Februari 2017 sampai 10 Oktober 2017. Jonan ingin perundingan selesai sebelum deadline 10 Oktober 2017. Menurutnya, hal itu sangat dimungkinkan karena sejauh ini negosiasi antara pemerintah dan PTFI berjalan baik. "Sebenarnya kita sepakat punya waktu untuk diselesaikan sebelum Oktober. Kalau bisa selesai lebih cepat lebih baik. Kan ini perundingannya menurut saya enggak sulit-sulit amat," kata Jonan saat ditemui di Kementerian ESDM, Rabu (5/7/2017).Kalau bisa, lanjut Jonan, perundingan selesai dalam waktu 2 bulan saja sejak kick off meeting. Artinya, akhir Juli diharapkan sudah ada kesepakatan.…

Transaksi Sepi, IHSG Bergerak Negatif ke 5.820

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak negatif siang ini. Sepinya transaksi saham hari ini menjadi katalis negatif bagi laju IHSG akhir pekan ini.Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.346 dibandingkan posisi kemarin sore Rp 13.335.Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 2,495 poin (0,04%) ke level 5.827,549. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 0,629 poin (0,06%) ke level 977,548,.Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (14/7/2017), IHSG dibuka menipis 1,050 poin (0,02%) ke level 5.828,994. Indeks LQ45 dibuka berkurang 0,543 poin (0,06%) ke level 977,634.Indeks masih bergerak fluktuatif, seperti perdagangan kemarin. Investor masih menahan diri untuk mengakumulasi saham dalam jumlah besar.Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik tipis 0,011 poin (0,01%) ke level 5.830,055. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 0,919 poin (0,09%) ke level 977,258.Jeda siang, IHSG malah bergerak negatif di…

Pasar Glodok: Pernah Jaya di 1980-an dan Saksi Bisu Kerusuhan 1998

Jakarta - Bagi warga Jakarta, siapa tak kenal dengan Glodok. Kawasan tersebut sejak 1970-an sangat kondang sebagai surganya barang elektronik. Segala macam barang elektronik tersedia, dari yang keluaran teranyar sampai elektronik rekondisi alias bekas. Harga pun bisa ditawar miring.Namun demikian, kondisinya saat ini cukup memperihatinkan. Banyak toko elektronik tutup lantaran semakin hari semakin sepi pembeli.Asisten Manager Pasar Glodok PD Pasar Jaya, Aswan, mengatakan era kejayaan Pasar Glodok terjadi pada 1980-an sampai 1998. Pusat grosir elektronik tersebut juga jadi saksi bisa kerusuhan di Jakarta saat jelang era Reformasi 1998."Paling ramai itu Glodok 1980-an. Sebenarnya sudah ramai sejak 1970-an. Kemudian pada 1998 Glodok sempat terbakar karena kerusuhan di Jakarta. Sempat vakum 2 tahun, kemudian dibangun lagi," kata Aswan, saat berbincang dengan detikFinance di ruang kerjanya, Pasar Glodok, Kamis (13/7/2017).Kawasan blok paling ramai ya…