Skip to main content

Oleh-oleh Antimainstream dari Hong Kong

Jakarta - Traveler yang pergi ke Hong Kong pasti pulang bawa oleh-oleh. Namun tahukah kamu, jika ada oleh-oleh anti mainstream sepert ini.

Oleh-oleh itu berupa penganan yang belum tentu ada di Indonesia. Penganan ini banyak dijual di pusat pertokoan Mong Kok.

detikTravel beberapa waktu lalu berkunjung ke pasar murah itu. Inilah penganan yang berasal dari buah plum.

Seperti apa rasanya? Bagaimana komentar orang-orang yang mencobanya? Simak video berikut ini:

(msl/aff)

Comments

Popular posts from this blog

Transaksi Sepi, IHSG Bergerak Negatif ke 5.820

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak negatif siang ini. Sepinya transaksi saham hari ini menjadi katalis negatif bagi laju IHSG akhir pekan ini.Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.346 dibandingkan posisi kemarin sore Rp 13.335.Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 2,495 poin (0,04%) ke level 5.827,549. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 0,629 poin (0,06%) ke level 977,548,.Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (14/7/2017), IHSG dibuka menipis 1,050 poin (0,02%) ke level 5.828,994. Indeks LQ45 dibuka berkurang 0,543 poin (0,06%) ke level 977,634.Indeks masih bergerak fluktuatif, seperti perdagangan kemarin. Investor masih menahan diri untuk mengakumulasi saham dalam jumlah besar.Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik tipis 0,011 poin (0,01%) ke level 5.830,055. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 0,919 poin (0,09%) ke level 977,258.Jeda siang, IHSG malah bergerak negatif di…

Jonan Yakin Perundingan dengan Freeport Bisa Selesai Bulan Ini

Jakarta - Menteri ESDM Ignasius Jonan optimistis perundingan antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) akan segera menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak dalam waktu dekat.Kick off meeting perundingan antara PT Freeport Indonesia dan pemerintah telah dimulai pada 4 Mei 2017 lalu. Freeport dan pemerintah sepakat berunding selama 8 bulan sejak 10 Februari 2017 sampai 10 Oktober 2017. Jonan ingin perundingan selesai sebelum deadline 10 Oktober 2017. Menurutnya, hal itu sangat dimungkinkan karena sejauh ini negosiasi antara pemerintah dan PTFI berjalan baik. "Sebenarnya kita sepakat punya waktu untuk diselesaikan sebelum Oktober. Kalau bisa selesai lebih cepat lebih baik. Kan ini perundingannya menurut saya enggak sulit-sulit amat," kata Jonan saat ditemui di Kementerian ESDM, Rabu (5/7/2017).Kalau bisa, lanjut Jonan, perundingan selesai dalam waktu 2 bulan saja sejak kick off meeting. Artinya, akhir Juli diharapkan sudah ada kesepakatan.…

Koneksi Lemot, XL Akui Ada Masalah Ke Kaesang

Jakarta - Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, sempat mengeluhkan gangguan jaringan internet XL Axiata lewat akun Instagram miliknya. Menyadari hal itu, XL pun langsung menghubungi Kaesang untuk menjelaskan penyebab masalahnya."Kami komunikasi terus dengan Kaesang. Kami mengakui memang ada masalah dan tidak menutupinya," kata I Gede Darmayusa, VP Project Management Office XL Axiata."Dan kami jelaskan permasalahannya di mana. Tapi tadi beliau (Kaesang) sudah posting kalau koneksinya sudah lancar kembali," lanjutnya saat ditemui di O2 Sky Club, Jakarta, Senin (17/7/2017).Foto: screenshot InstagramLebih lanjut Gede memaparkan masalah gangguan yang terjadi pada jaringan XL sepanjang hari kemarin, Minggu (16/7/2017), dikarenakan ada kabel fiber yang putus di dalam laut. Sehingga menyebabkan akses ke luar negeri jadi terganggu. "Ada fiber cut (kabel optik putus) di laut, sehingga 30% kapasitas kami down," ungkap Gede.Kabel putus sendiri ber…