Skip to main content

DPR ke Jonan: Tambah Anggaran Listrik Desa, Kurangi Seminar

Jakarta - Komisi VII DPR RI hari ini melakukan rapat tertutup dengan para pejabat eselon I Kementerian ESDM untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA K/L) dalam RAPBN-P 2017.

Dalam rapat selama 7 jam yang dimulai sejak pukul 11.15 WIB sampai 18.00 WIB ini, Komisi VII DPR RI meminta Kementerian ESDM menambah anggaran untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan rakyat dan mengurangi program-program yang kurang bermanfaat untuk rakyat.

"Tadi membahas APBN-P saja, RKA K/L, pengalokasian anggaran, pergeseran-pergeseran supaya betul-betul untuk kepentingan rakyat. Perlu diperbanyak yang langsung berhubungan dengan kepentingan rakyat," kata Anggota Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian, saat ditemui usai rapat di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Program yang perlu ditingkatkan misalnya pembangunan penerangan jalan umum di daerah agar jalan-jalan raya di sana tak gelap, ini sangat dibutuhkan rakyat.

"Misalnya penerangan jalan umum (PJU), perlu diperbanyak. Di daerah kan minim karena APBD-nya belum siap," tuturnya.

Lalu bantuan sumur bor dari Badan Geologi Kementerian ESDM juga diusulkan DPR agar diperbanyak untuk masyarakat. Ini penting agar masyarakat mendapatkan akses air bersih.

"Sumur bor untuk rakyat, itu diperbanyak. Masih banyak rakyat yang belum memperoleh air bersih, mereka susah beli juga," katanya.

Selain itu, program listrik desa juga diminta supaya ditambah lagi alokasi anggarannya. Sebab, listrik adalah salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Masih banyak desa di pelosok negeri yang gelap gulita.

"Juga listrik desa, sehingga jangan desa-desa gelap," tukas dia.

Sementara, program yang diusulkan supaya dipangkas saja dan dialihkan dananya ke program-program lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat misalnya seminar-seminar dan belanja pegawai.

"Seminar-seminar, belanja-belanja pegawai dikurangi lah," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan meminta pengurangan anggaran Kementerian ESDM dari Rp 7,027 miliar dalam APBN 2017 menjadi Rp 6,56 triliun. Jadi ada penghematan Rp 460 miliar. Anggaran dikurangi karena penerimaan negara diperkirakan tidak mencapai target dalam APBN 2017.

Meski anggaran Kementerian ESDM dikurangi tapi semua program kerja tetap dijalankan, tidak ada yang dihilangkan. Sebab, pemotongan anggaran tidak menyentuh program-program kerja.

Sumber penghematan anggaran adalah pemangkasan perjalanan dinas, biaya rapat, biaya konsultan, dan pengeluaran-pengeluaran lain yang tidak penting.

Selain itu, harga perkiraan sendiri (HPS) untuk pengadaan barang dan jasa juga diturunkan sehingga biaya bisa turun tanpa mengurangi kuantitas barang dan jasa.

"Ada selisih HPS, kita menghemat tidak mengurangi kuantitas," ucap Jonan.

Lalu ada infrastruktur-infrastruktur yang tadinya menggunakan skema APBN multiyears, diubah menjadi non APBN. Misalnya untuk proyek tangki timbun BBM. (mca/ang)

Comments

Popular posts from this blog

Ada Nama Ustad Guntur Bumi di Dakwaan Gatot Brajamusti

Jakarta - Dalam pembacaan dakwaan di sidang perdana Gatot Brajamusti terkait kepemilikan satwa liar dan senjata api ilegal, ada nama Ustad Guntur Bumi yang disebut-sebut. UGB disebut adalah orang yang memberikan harimau Sumatera yang sudah mati dan diawetkan untuk Gatot Brajamusti. Saat pemeriksaan mantan Ketua PARFI itu mengakui bahwa harimau Sumetera yang sudah mati dan diawetkan itu diberikan oleh Ustad Guntur Bumi sebagai hadiah ulang tahun pada tahun 2011. Harimau itu pun sudah disimpan tanpa izin selama 5 tahun. Dituliskan dalam surat dakwaan saat diperiksa sebagai saksi membantah soal hadiah harimau sumatera itu. UGB mengaku pada tahun yang disebutkan oleh Gatot dirinya masih tinggal di Semarang. "Berdasarkan keterangan saksi H. Susilo Wibowo alias Ustad Guntur Bumi, tidak pernah memberikan satu ekor harimau yang sudah mati atau telah diawetkan sebagai hadiah ulang tahun terdakwa. Karena pada tahun 2011 saksi Ustad Guntur Bumi masih menetap d...

Si Tampan Hamish Daud yang Bikin Raisa Luluh

Hot Photo Selasa, 10 Okt 2017 22:26 WIB  ·   Ismail - detikHOT Jakarta detikHot - Hamish Daud terlihat beraktivitas lagi di dunia hiburan usai bulan madu dengan Raisa. Ia keren dengan kemeja hijau. Foto 1 dari 4 Hamish kala ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakbar. Foto: Ismail Wah, Kartika Putri Angkat Anak Lagi CELEB | Selasa, 10 Okt 2017 19:28 WIB Walaupun belum pernah menikah, aktris Kartika Putri tidak berhenti untuk berbuat baik. Salah satunya dengan mengangkat anak lagi. ...

Wah, Kartika Putri Angkat Anak Lagi

Jakarta - Walaupun belum pernah menikah, aktris Kartika Putri tidak berhenti untuk berbuat baik. Salah satunya dengan mengangkat anak lagi. Setelah sebelumnya presenter ini mengangkat satu anak bernama Juna, kini dari beberapa unggahan di Instagram pribadinya Kartika tampak mengangkat anak kembali. "Iya Alhamdulillah mungkin bahagianya beda beda setiap orang. Aku Alhamdulillah sudah menemukan kebahagiaan sendiri, yaitu dengan anak-anak di sekitar aku yang luar biasa dan menjadi semangat aku," ujar Kartika saat ditemui di kawasan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/10). Hal itu pun menjadi motivasinya untuk bekerja semakin giat. Dengan memiliki anak, Kartika selalu ingin pulang cepat. "Setiap pagi kalau ke luar kota mikirnya berkali kali. Mikirin anak, sudah ada yang mau sekolah, ada yang perlu perhatian lagi. Pulang kerja juga harus buru-buru pulang," tukasnya. Tanpa disadari, Kartika mengaku merasakan rezeki pun terus menerus meng...