
Kerja sama antara ketiganya bertujuan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau di Toko Tani Indonesia (TTI).
Kementan, PT Pertani, dan PP Polri melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pada Rabu (12/7/2017). Direktur Jenderal Hortikultura selaku Pelaksana Tugas Kepala BKP Spudnik Sujono hadir mewakili Kementan.
Dalam sambutannya, Spudnik mengapresiasi PP Polri karena telah menghadirkan Satgas Pangan untuk mengendalikan harga pangan dalam menghadapi Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Keberadaan TTI merupakan upaya memperpendek rantai pasok distribusi pangan dari petani sampai kepada konsumen sehingga dapat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.
"Dengan MoU ini tentunya jangkauan TTI semakin luas dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dengan harga yang terjangkau," ujar Spudnik.
Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP, Riwantoro menambahkan, jangkauan penjualan bahan pokok yang selama ini difokuskan di Jabodetabek akan semakin meluas dan berkembang penyebarannya berkat kerja sama tersebut.
Sebab PP Polri melalui Koperasi Bhayangkara yang ada di seluruh Indonesia dan PT Pertani melalui kios-kiosnya di berbagai tempat akan membuka TTI.
"Melalui kerja sama dalam pengembangan TTI ini, tentu nantinya tidak hanya akan memudahkan masyarakat mendapatkan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau, tetapi juga akan berimbas positif terhadap stabilitasi harga pangan," paparnya.
Ia menjelaskan, kerja sama Tripartit akan difokuskan di wilayah Jabodetabek terlebih dahulu tahun ini untuk selanjutnya direplikasi pada tahun depan.
Lewat kerja sama pengembangan TTI, PT Pertani akan berkontribusi dalam hal mengembangkan jaringan outlet TTI di seluruh Indonesia, mendukung Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui TTI, menyediakan dan memasok komoditas pangan untuk kebutuhan TTI, mengembangkan sistem rantai pasok kebutuhan TTI, dan menyampaikan data terkait pelaksanaan kegiatan.
Sedangkan PP Polri berkontribusi mengembangkan jaringan outlet TTI diseluruh Indonesia yang secara teknis dilaksanakan Departemen Ekonomi/Koperasi Tetap Setia Bhayangkara PP Polri, mendukung PUPM melalui TTI PP Polri, dan menerima juga menyalurkan komoditas pangan sesuai kebutuhan TTI PP Polri.
Selain itu juga berkomitmen mengembangkan sistem rantai pasok kebutuhan TTI PP Polri juga menyelenggarakan Sistem Pengumpulan, Pengolahan dan Pengkajian Data (SISPULLAHJIANTA) terkait pelaksanaan kegiatan TTI. (ega/hns)
Comments
Post a Comment