
Hal itu berbeda dengan usaha kue yang digeluti Nicky Tirta sekarang ini. Nicky mengaku memegang langsung usaha yang baru digelutinya itu.
"Sekarang serius toko kue brownies, premium brownies. Bukan cuma dimodalin orang terus cuma namaku aja jadi ambasador, itu nggak. Ini pure aku di dapur aku olah bahan, masak," buka Nicky di Hotel Kempinski, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).
Dalam menangani permintaan dari pelanggan, Nicky juga tak sembarang. Ia mengaku hanya membuka pre-order dalam melayani pemesanan karena punya kesibukan lain.
Nicky Tirta Foto: Noel"Saat ini masih online. Itu bener-bener aku sendiri yang masak. Jadi kadang nggak bisa setiap saat pesen, ketika aku buka PO baru akhirnya aku bisa masak untuk mereka. Jadi bener-bener aku build sendiri resep dan bisnisnya," kata Nicky.Nicky juga memilih masak sendiri karena baginya memasak adalah kepuasan batin tersendiri.
"Kepuasan yang paling dasyat buat aku ketika aku bisa menyenangkan orang lain dengan masakan yang aku bikin. Itu udah lebih berharga dari cuma value uangnya aja. Ketika mereka puas, aku ikut seneng," beber Nicky.
Kendati mengelola sendiri Nicky juga sering kali menemui kesulitan contohnya saat menghias kue. Serta tak sekali dua kali kegagalan pun kerap dirasakannya guna mendapatkan resep yang pas.
Awalnya, Nicky membuat usaha tersebut karena hasrat memasak selalu muncul. Hal itu juga yang menjadi dasar keinginannya untuk membuka bisnis tersebut.
"Tahun-tahun sebelumnya udah belajar masakan Indo, masakan Eropa, dua tahun belakangan ini emang fokus pastry. Karena ngga segampang yang dikira, harus memperhatikan komposisi, tekniknya juga. Jadi tantangan buat aku, makanya dua tahun belakangan aku belajar pastry," ceritanya. (fbr/nu2)


Comments
Post a Comment